Perlukah Tambahan Antioksidan?

Untuk mengetahui perlu atau tidak tambahan antioksidan dari luar tubuh, tentu perlu dipahami dahulu apa itu antioksidan, apa fungsinya dan dari mana sumbernya.

Anda tentu tahu oksigen. Kita menarik napas menghirup udara yang mengandung oksigen. Mengapa? Karena oksigen sangat penting untuk berbagai proses di dalam tubuh. Tubuh manusia terdiri dari sel dan semua sel membutuhkan oksigen. Apa hubungan oksigen dengan antioksidan?

Antioksidan adalah penyebab reaksi antioksidasi. Antioksidan bekerja mengurangi atau mencegah oksidasi. Oksidasi adalah reaksi benda apapun yang dapat berinteraksi dengan oksigen. Seperti telah kita ketahui, setiap sel di dalam tubuh melakukan reaksi dengan oksigen. Jadi reaksi oksidasi memang harus terjadi dan diperlukan.

 

Mengapa perlu antioksidan?

Itu karena setelah proses oksidasi terbentuk radikal bebas. Mari membayangkan, bagaimana tubuh melakukan aktivitasnya. Terjadi berbagai reaksi antar sel di mana molekul satu bereaksi dengan molekul yang lainnya menghasilkan berbagai bentuk molekul baru dengan fungsi yang berbeda.

Seharusnya setiap bentuk mempunyai ikatan dengan elektron yang berpasang-pasangan menjadikannya molekul yang stabil. Namun tidak pada radikal bebas yang telah kehilangan satu/lebih pasangannya. Dan sesuai dengan sifatnya radikal bebas ini akan mencari pasangan baru, di luar pasangan yang seharusnya. Bila tidak ada antioksidan yang tersedia, maka yang akan diambil adalah elektron dari sel normal sehingga sel normal tersebut berubah formasinya. Hal ini berpotensi menyebabkan kerusakan permanen yang berakhir pada kematian sel atau terjadi perubahan sifat menjadi sel asing seperti pada proses terjadinya kanker.

Jadi terjawablah mengapa antioksidan sangat diperlukan untuk mencegah efek radikal bebas tersebut. Apalagi radikal bebas ternyata tidak hanya terjadi dari proses di dalam tubuh, tapi juga disebabkan oleh faktor luar seperti polusi udara, alkohol dan asap rokok. Sebenarnya antioksidan terdapat di dalam tubuh berkat diubahnya berbagai zat makanan sumber antioksidan seperti sayur-sayuran dan buah-buahan yang banyak mengandung vitamin dan mineral, kacang-kacangan, teh, ginseng dll.

Namun saat ini tersedia pula berbagai suplemen antioksidan untuk menjamin kecukupan antioksidan setiap hari. Sebagian orang yang menitikberatkan aspek ilmiah tidak menyenangi bentuk suplemen dan lebih menganjurkan antioksidan alami. Tapi kemajuan tehnologi memungkinkan tersedianya formula antioksidan dalam bentuk suplemen yang merupakan ekstrak bahan alami dengan hasil yang tidak kalah dibandingkan konsumsi langsung bahan alami, terbukti secara klinis maupun melalui studi-studi yang telah dilakukan secara luas di seluruh dunia.