EGCG: Kekuatan Dalam Vipro-g Untuk Energi

EGCG (Epigllocachetin gallate) adalah bahan aktif utama Vipro-G, merupakan bahan alami yang terdapat dalam daun teh hijau yang diproses secara khusus untuk mendapatkan bagian yang paling aktif, diketahui sebagai bahan yang menyebabkan peningkatan adenosin trifosfat (ATP). ATP dianalogikan seperti bahan bakar bagi kendaraan. Tanpa ATP sebagai sumber energi, berbagai proses di dalam tubuh tidak dapat berjalan. Dari pembentukan sel hingga kelangsungan hidup dan penggantian berbagai sel dalam tubuh, pergerakan dan perpindahan sel, semuanya membutuhkan ATP. Semua mahluk hidup dari yang paling sederhana hingga paling komplek, semuanya memerlukan ATP. Setiap menit ada miliaran ATP dalam tubuh yang dipakai dan dibentuk kembali. Setiap kali diperlukan, ATP melepas satu gugus fosfat menyisakan dua gugus fosfat dan menjadi adenosin difosfat (ADP). Tidak salah jika dikatakan aktivitas melepas dan mengikat gugus fosfatlah yang membuat kehidupan tetap berjalan. 

Dari mana tubuh mendapatkan ATP setiap saat? ATP merupakan konversi dari berbagai zat makanan yang kita makan, terutama karbohidrat, gula dan lemak. Berbagai bentuk dan jenis makanan yang masuk ke dalam tubuh akan dicerna dan diubah melalui proses metabolisme dan menghasilkan ATP sebagai sumber energi. Apakah ini berarti dengan terjaminnya sumber makanan, berarti tubuh tidak akan kekurangan ATP? Atau benarkah seseorang yang makan banyak akan menjamin cadangan energi dalam tubuhnya? Berikut beberapa fakta tentang ATP:

- Kekurangan ATP ditandai dengan rasa lelah atau fatigue.

- Makan dalam jumlah banyak tidak menjamin stamina bertahan lama.

- Ada kondisi di mana pembentukan dan penyimpanan ATP dalam tubuh tidak berjalan sebagaimana mestinya, misalnya pada lansia di mana bagian sel yang menjadi tempat pembentukan ATP telah banyak berkurang. Demikian pula pada beberapa jenis kanker, penyakit autoimun, gangguan jantung dan anemia.

- Penderita obesitas memerlukan lebih banyak ATP untuk aktivitas tubuhnya.

- Kesalahan pola makan juga menimbulkan masalah penyediaan ATP. Makan dalam jumlah terlalu banyak atau pemilihan jenis makanan yang berlemak akan menyebabkan surplus dan  menaikan berat badan sehingga kebutuhan ATP juga akan meningkat. Makanan dengan indeks glikemik tinggi (cepat diubah menjadi glukosa dalam darah) akan menyebabkan kadar gula cepat naik dan segera turun pula sehingga justru dalam waktu singkat akan kembali merasa lelah. Lebih dianjurkan untuk makan makanan sehat dalam jumlah secukupnya, meskipun dengan frekuensi lebih sering,  akan bertahan lebih lama.

- Olah raga teratur akan melatih tubuh untuk mengefisienkan pembentukan dan penggunaan ATP, sehingga tubuh akan lebih fit dan tidak mudah lelah.

- Beberapa bahan alami juga dapat memfasilitasi terbentuknya lebih banyak ATP serta mengefisienkan pemakaiannya. Di antara bahan-bahan tersebut EGCG diketahui mempunyai kemampuan yang lebih baik dibandingkan berbagai bahan lainnya. Bahkan EGCG dinyatakan mampu memperbaiki defisit ATP pada berbagai kondisi seperti penyakit jantung, beberapa jenis kanker dan penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer.

- Dalam kondisi yang memerlukan energi ganda, kadang ATP akan langsung melepas dua gugus fosfatnya menyisakan satu gugus fosfat menjadi adenosin monofosfat (AMP). Bentuk ini tidak dapat diubah langsung kembali menjadi ATP dengan tiga gugus fosfat yang siap dipakai kembali. Karena itu dalam satu periode tersebut mungkin tubuh akan terasa lelah dan tidak pulih dalam beberapa hari. Kondisi ini dapat diperbaiki dengan mengkonsumsi suplemen yang mengandung ECGC seperti Vipro-G, yang juga telah dilengkapi dengan antioksidan lain seperti vitamin C dosis tinggi, taurin dan zinc picolinate yang mempunyai kelebihan masing-masing untuk mendukung kerja ECGC.